Perlukah Memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Apakah kita perlu memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Sebagian orang ada yang memberikan pendapat bahwa asuransi penyakit kritis itu tidak perlu dengan beraneka ragam alasan. Namun tidak sedikit juga yang berpendapat bahwa asuransi penyakit kritis itu sangat di butuhkan. Karena jika sudah terdiagnosa dan menurut dokter harus ada tindakan seperti operasi, itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dan tidak hanya sampai operasi saja. Karena saat berada dalam fase penyembuhan pun masih memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sebut saja gagal ginjal misalnya selama beberapa waktu pasien masih harus terus melakukan cuci darah. Dan sekali cuci darah memerlukan biaya yang tidak sedikit pula.

Mari kita simak ilustrasi berikut ini.

Tuan A adalah seorang pria berumur 35 tahun yang bekerja sebagai karyawan dengan gaji 10 juta per bulan. Dari gaji tersebut dia bisa menabung setiap bulannya sebesar 1,5 juta per bulan. Sejauh ini Tuan A sudah menabung secara rutin selama 5 tahun, yang artinya tabungan Tuan A sekarang ini sudah mencapai 90 juta rupiah. Tuan A sudah memiliki rencana untuk membeli sebuah mobil dari tabungannya tersebut.
Namun, bencana itu datang. Saat Tuan A sedang asyik bermain futsal yang merupakan hobinya, secara tiba-tiba Tuan A terkena serangan jantung untuk pertama kalinya. Setelah di diagnosa oleh dokter, dokter menyatakan bahwa Tuan A harus segera di operasi. Setelah tanya-tanya ke bagian administrasi, biaya untuk melakukan operasi  tersebut mencapai 500 juta rupiah!! Darimana Tuan A bisa mendapatkan dana sebanyak itu? Tabungannya pun belum mencapai 100 juta. Namun demi kesembuhannya, Tuan A rela menarik semua tabungan yang merupakan hasil jerih payahnya selama 5 tahun terakhir. Dan tidak hanya itu, Tuan A pun harus rela untuk membatalkan impiannya membeli sebuah mobil…

Lalu bagaimana jika seandainya pada usia 30 tahun (usia yang sama ketika Tuan A mulai menabung di bank) Tuan A membeli TAPRO dari Allianz? Tentu hasilnya akan sangat jauh berbeda.

  1. Setelah Tuan A membeli produk TAPRO dari Allianz, Tuan A akan langsung mendapatkan 4 Miliar!
  2. Tuan A akan mendapatkan uang tunai sebesar 1 Miliar jika terdiagnosa 1 dari 49 Penyakit Kritis sebelum usia 70 tahun. Salah satu dari penyakit kritis adalah serangan jantung yang pertama.
  3. Tuan A juga akan mendapatkan uang tunai sebesar 1 Miliar jika meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun.
  4. Tuan A juga akan mendapatkan uang tunai sebesari 1 Miliar jika menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 65 tahun.
  5. Tuan A pun akan mendapatkan pembebasan bayar premi oleh Allianz jika terdiagnosa 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap permanen.
  6. Dan jika Tuan A meninggal dunia, ahli warisnya akan mendapatkan dana sebesar UP Jiwa 1 Miliar!!

Ya, keenam point di atas itulah yang akan di peroleh Tuan A jika pada saat usia 30 tahun membeli produk TAPRO dari Allianz dengan premi per bulan sebesar 1,5 juta rupiah.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Perlukah memiliki Asuransi Penyakit Kritis?

Salam,

JOhan| 0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s