Allianz Membayarkan Klaim Sakit Kritis

Kisah ini saya ambil dari salah satu agen Allianz yang bernama Ibu Iin yang kebetulan termasuk kedalam kelompok saya yaitu Allianz Star Network (ASN) cabang Serpong.

Ibu Iin memiliki nasabah yang membeli produk TAPRO, dengan manfaat dasar (UP 50 Juta) dan manfaat tambahan seperti CI+ (UP 40 Juta), TPD, ADDB dan Payor Benefit  pada tahun 2008. Premi yang nasabah setorkan setiap bulan sebesar 300 ribu. Nasabah tersebut sempat cuti premi dan polisnya hampir lapse. Namun beberapa bulan yang lalu nasabah tersebut aktif lagi menyetorkan preminya. Lalu pada tanggal 9 Mei 2014 musibah menimpa nasabah tersebut. Dia terkena Stroke Hemogarik dan mengajukan klaim ke Allianz pada tanggal 18 Mei 2014. Bukti MRI pada tanggal 10 Mei 2014 memberikan kesan nasabah tersebut mengalami pendarahan akut dilobus temporal kanan dan lobus occipital kiri dengan edema perifokal disertai pendarahan subarachnoid infark subakut di corona radiata kanan.

Setelah 6 minggu lebih dia periksa fisik dan isi data oleh dokter. Yang ada kesan fungsi anggota kiri hanya 4+ sedangkan menurut Allianz indikasi sembuh itu 5. Dan keputusan perihal pengajuan klaimnya baru disetujui tanggal 25 Juli 2014 pagi. Alhamdulillah nasabah tersebut mendapatkan semua UP yang sudah disepakati antara tertanggung (nasabah) dengan penanggung (Allianz) yang tertulis di dalam polis sebesar 40 juta rupiah. Selain itu, nasabah tersebut juga dibebaskan pembayaran preminya (premi dibayarkan oleh Allianz) sampai yang bersangkutan berusia 65 tahun. Hal ini karena nasabah tersebut juga membeli rider Payor Benefit. Saat kejadian nasabah tersebut berusia 53 tahun.

Untuk kesekian kalinya Allianz membuktikan komitmennya dalam membayarkan klaim nasabahnya. Dibawah ini surat persetujuan klaim yang dimaksud, yang saya peroleh dari Bu Iin langsung:

Nasabah Bu Iin ASN Serpong

 

Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah diatas adalah bahwa semua manusia yang hidup pasti memiliki resiko baik itu terkena sakit kritis, kecelakaan, cacat tetap total atau meninggal dunia. Dan kita tidak pernah tahu atau memprediksi kapan resiko itu akan datang menghampiri kita. Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah mempersiapkan segala sesuatu terutama dalam hal finansial jika resiko itu datang? Apakah secara finansial kita sudah siap untuk membayar biaya penyembuhan jika kita terkena sakit kritis seperti sakit stroke misalnya? Atau, apakah kita sudah memberikan warisan yang cukup secara finansial kepada ahli waris kita jika kita harus meninggalkan mereka selamanya? Hanya Anda yang bisa menjawabnya. Namun jika Anda ingin memiliki produk TAPRO untuk membantu masalah finansial Anda jika resiko tersebut datang, silakan Anda menghubungi saya.

Untuk bukti klaim yang lainnya silakan klik disini.

Salam,

JOhan|  0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s