Kisah Closing Nasabah TAPRO, Seorang Manager Engineer Perusahaan Swasta Di Jakarta

Setelah sebelumnya saya sharing pengalaman saya mengenai closing TAPRO dengan seorang auditor pegawai negeri sipil (baca juga: Kisah Closing Nasabah TAPRO, Seorang Auditor Pegawai Negeri Sipil), kali ini saya kembali akan berbagi pengalaman closing nasabah TAPRO, seorang Engineering Manager di sebuah perusahaan yang bergerak dibidang perancangan pabrik.

Berawal dari sebuah email yang masuk pada tanggal 24 Januari 2015 jam 3 sore yang berisi permintaan agar dibuatkan ilustrasi dengan total manfaat 2,5 Miliar (baca juga: Dapatkan Total UP 2,5 Miliar, Hanya 600 ribuan Perbulan). Email yang datang dari seorang istri dan ibu rumah tangga yang peduli akan proteksi bagi suaminya. Beliau minta dibuatkan polis asuransi dengan manfaat meninggal dunia, sakit kritis, cacat tetap total, kecelakaan dan pembebasan premi. Alasan kenapa beliau ingin memiliki sebuah asuransi jiwa adalah karena menurut beberapa pakar perencanaan keuangan yang pernah beliau baca dan dengar, bahwa asuransi jiwa perlu ada ketika kita merencanakan keuangan kita dan keluarga.

Email Permintaan Ilustrasi TAPRO Pertama Kali

Hampir setiap hari selama kurang lebih 3 mingguan kami berkomunikasi melalui whatsapp dan email. Beliau sering mengajukan pertanyaan terkait manfaat yang ada didalam TAPRO, berapa uang pertanggungan yang bisa didapatkan dengan budget yang beliau miliki, dan sebagainya. Meskipun beliau merasa tidak enak karena sering tanya-tanya, tapi bagi saya itu adalah suatu kesempatan untuk memberikan pengetahuan lebih dalam mengenai manfaat-manfaat yang ada dalam TAPRO. Selain itu bisa menjadi kesempatan untuk saya juga dalam memahami lebih dalam mengenai manfaat-manfaat yang ada dalam TAPRO. Karena tidak jarang juga sebelum saya menjawab pertanyaan-pertanyaan beliau, saya harus buka lagi polis TAPRO untuk memastikan bahwa jawaban yang saya berikan sudah benar dan sesuai dengan isi polis.

Setelah total saya buatkan 12 ilustrasi, akhirnya beliau dan suaminya setuju dengan ilustrasi dengan total uang pertanggungan (UP) sebesar 2,5 Miliar. Rinciannya adalah UP Jiwa sebesar 1 Miliar jika wafat sebelum usia 70 tahun (gabungan Jiwa Dasar dan Term Life), UP Jiwa sebesar 500 juta jika wafat antara usia 70-99 tahun (Jiwa Dasar), UP CI100 sebesar 500 juta jika terdiagnosa atau menderita salah satu dari 100 kondisi sakit kritis, UP ADDB sebesar 500 juta jika menderita cacat tetap total dan sebagian atau meninggal dunia karena kecelakaan sebelum mencapai usia 65 tahun, UP TPD sebesar 500 juta jika menderita cacat tetap total yang disebabkan oleh sakit atau kecelakaan dan Payor Benefit jika pemegang polis terdiagnosa atau menderita salah satu dari 49 penyakit kritis atau TPD maka Allianz akan membayarkan preminya sampai pemegang polis berusia 65 tahun.

Dengan profil suami yang berusia 31 tahun, tidak merokok dan bekerja didalam ruangan, untuk mendapatkan manfaat sebesar itu cukup dengan menyetorkan premi secara rutin sebesar 1,2 juta/bulan selama 10 tahun. (baca juga: Haruskah Menentukan Cuti Premi Pada Asuransi Unit Link?)

USUG Ilustrasi Final

 

Kurang lebih 4 minggu setelah SPAJ saya submit, akhirnya pada tanggal 16 Maret 2015 lalu saya serahkan polis kepada beliau. Proses pengajuan polis cukup lama karena adanya surat underwriting dari Allianz, meskipun tidak sampai tes medis.

Alhamdulillah untuk kesekian kalinya saya bisa membantu seseorang untuk memiliki TAPRO sebagai proteksi penghasilan yang bermanfaat bagi dirinya dan keluarganya (baca juga: TAPRO Sebagai Proteksi Penghasilan).

Jika Anda ingin dibuatkan ilustrasi asuransi TAPRO seperti dalam kisah ini, silakan klik Permohonan Ilustrasi Asuransi atau mengirimkan profil Anda seperti:

  1. Nama lengkap (sesuai KTP)
  2. Tanggal lahir
  3. Jenis kelamin
  4. Merokok/tidak merokok
  5. Bekerja didalam/luar ruangan
  6. Alamat email
  7. No HP

ke alamat email melindungipenghasilan@gmail.com atau bisa dikirimkan melalui whatsapp atau BBM di nomer dibawah.

Salam,

JOhan|   0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

2 thoughts on “Kisah Closing Nasabah TAPRO, Seorang Manager Engineer Perusahaan Swasta Di Jakarta

    • JOhan March 22, 2015 / 3:56 pm

      Terima kasih Pak Asep..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s