Penyakit Meningitis Yang Diderita Olga Syahputra Dan Hubungannya Dengan CI100

Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…. Kabar duka kembali menyelimuti dunia selebritis tanah air. Pembawa acara dan artis komedi Olga Syahputra menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit Mount Elizabeth di Singapura pada hari Jumat (27 Maret 2015) sore waktu setempat. Olga meninggal dunia dalam usia 32 tahun. Usia yang masih termasuk sangat muda dan produktif. Diduga Olga meninggal dunia karena penyakit meningitis atau radang selaput otak yang dideritanya sejak Juni 2014. Sejak saat itu, Olga dirawat secara intensif di rumah sakit Mount Elizabeth di Singapura sampai akhir hayatnya.

Berita ini membuat saya segera mencari tahu apakah penyakit meningitis ini termasuk kedalam 100 kondisi sakit kritis yang dicover oleh rider CI100 dalam asuransi TAPRO. Dan ternyata saya menemukan 2 kondisi sakit kritis didalam rider CI100. Pertama dalam kondisi Early Critical Illness dan yang kedua dalam kondisi Advanced Critical Illness.

Dalam kondisi Early Critical Illness point ke-19 dijelaskan:

19. Meningitis Bakteri dengan penyembuhan total. Infeksi bakteri yang menyebabkan radang berat pada selaput otak atau syaraf tulang belakang yang memerlukan rawat inap. Diagnosis ini harus didukung oleh:

  • Adanya infeksi bakteri pada cairan serebrospinal melalui pemeriksaan pungsi lumbal.
  • Diagnosis ditegakkan oleh dokter spesialis syaraf.

Sementara pada kondisi Advanced Critical Illness point ke-22 dijelaskan:

22. Meningitis Bakteri. Meningitis bakteri yang menimbulkan peradangan selaput otak atau sum-sum tulang belakang sehingga terjadinya ketidakmampuan neurologis yang permanen dan berlangsung paling sedikit 6 (enam) minggu. Dimana diagnosanya harus dikonfirmasi oleh dokter ahli syaraf, dan didapatkan adanya infeksi bakteri di dalam cairan otak yang didapatkan dari punksi lumbal.

Saya tidak tahu secara pasti apakah penyakit menigitis yang diderita Olga termasuk kedalam kategori Early Critical Illness atau Advanced Critical Illness. Namun jika kita boleh berandai-andai, jika Olga memiliki asuransi TAPRO dengan rider CI100 dan penyakit Olga termasuk kedalam Early Critical Illness, maka 50% dari uang pertanggungan (UP) CI100 akan cair. Jika penyakit Olga tersebut termasuk kedalam kategori Advanced Critical Illness, maka 100% dari UP CI100 akan cair.

Lalu jika seandainya Olga punya rider CI100 dalam asuransi TAPRO dengan UP 2 Miliar, dan penyakitnya termasuk kedalam salah satu dari 2 kondisi diatas, maka minimal akan cair UP sebesar 1 Miliar sejak Olga dirawat di RS. Uang tersebut sangat bermanfaat untuk membiayai perawatan dan pengobatannya selama dirawat di RS Mount Elizabeth di Singapura. Dan ketika Olga meninggal dunia tanggal 27 Maret 2015 kemarin, akan cair kembali UP jiwa minimal 2 Miliar, yang bermanfaat bagi ahli waris dan keluarganya.

Simak terus ulasan dan analisa saya seputar penyakit meningitis dan hubungannya dengan rider CI100 dengan cara follow blog saya ini:

Klik disini untuk follow blog

Salam,

JOhan|   0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s