Pengalaman Pribadi, Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga

Melakukan perencanaan keuangan itu menurut saya adalah sesuatu yang harus dan penting untuk dilakukan oleh setiap orang, baik yang sudah menikah maupun yang masih single. Pada tulisan saya berikut ini, saya akan berbagi pengalaman bagaimana saya membuat perencanaan keuangan dalam keluarga saya sesuai dengan penghasilan yang saya terima setiap bulannya. Berikut ini list yang saya buat secara general dan berdasarkan prioritas paling tinggi:

1. Sedekah

Setelah saya mendapatkan penghasilan, langkah pertama kali adalah alokasikan sejumlah dana untuk bersedekah. Banyak cara untuk melakukan sedekah ini, misalnya dengan bersedekah ke panti asuhan ataupun ke masjid. Namun yang pasti akan lebih baik jika penghasilan yang kita peroleh sudah langsung dipotong pertama kali untuk bersedekah. Dan untuk sedekah ini saya mengeluarkan minimal 4% dari penghasilan saya.

2. Membayar Hutang

Setelah bersedekah, langkah selanjutnya adalah saya akan membayar hutang-hutang dan kewajiban lainnya. Misalnya membayar hutang KPR, hutang kendaraan bermotor, dan hutang kartu kredit, dan hutang yang lainnya. Untuk bagian hutang ini maksimal adalah 30%-40% dari penghasilan saya. Karena berdasarkan informasi yang saya baca dari forum-forum perencanaan keuangan, untuk bagian hutang ini idealnya adalah maksimal 30%-40% dari penghasilan yang diperoleh.

3. Memenuhi Kebutuhan Pribadi dan Keluarga

Setelah semua hutang sudah dibayarkan, maka tahap berikutnya adalah memenuhi kebutuhan pribadi dan keluarga. Ini misalnya adalah bayar listrik, bayar iuran di perumahan, beli pulsa untuk handphone dan internet, belanja bulanan dan asuransi.

Saya selalu memasukkan komponen asuransi ini kedalam perencanaan keuangan keluarga saya. Tujuannya adalah untuk menghindari permasalahan keuangan jika terjadi sesuatu yang membutuhkan biaya yang besar. Misalnya jika saya atau anggota keluarga ada yang sakit dan sampai harus dirawat di rumah sakit. Ada banyak produk asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan asuransi. Namun dari sekian banyak produk asuransi tersebut, saya hanya memilih asuransi jiwa dengan manfaat meninggal dunia, sakit kritis, cacat tetap total dan kecelakaan yang bisa saya dapatkan dari TAPRO. Sementara untuk asuransi kesehatan yang memberikan manfaat rawat inap, rawat jalan, dan perawatan lainnya saya peroleh dari kantor tempat saya bekerja. (Baca juga: TAPRO Sebagai Proteksi Penghasilan)

4. Menabung

Menabung sangatlah penting karena berfungsi sebagai dana darurat (berfungsi untuk biaya ke dokter jika ada yang sakit) dan biaya pendidikan anak. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menabung ini. Bisa dengan menabung di bank atau melakukan investasi seperti investasi saham, reksadana ataupun logam mulia. Besarnya tabungan atau investasi ini adalah minimal 10% dari penghasilan. Dan sebagai catatan, berapa pun besarnya, saya selalu berusaha untuk menabung setiap bulannya.

5. Hiburan

Meskipun hiburan berada di bagian akhir, namun hiburan ini memiliki fungsi yang sangat penting. Hiburan pun bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Bisa dengan setiap minggu jalan-jalan ke mall, bersilaturahmi dengan keluarga dan teman, atau mungkin hanya dengan makan malam bersama keluarga di restoran.

Setelah saya membuat list tersebut, saya selalu melakukan monitor dan control terhadap pengeluaran aktual setiap harinya. Selain itu saya juga melakukan evaluasi apakah secara aktual pengeluaran itu lebih kecil, sudah sesuai atau bahkan lebih besar dari yang sudah direncanakan sebelumnya.

Tips dari saya, jangan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang bukan bersifat kebutuhan. Pastikan apa yang kita beli itu adalah sesuai dengan kebutuhan kita, bukan berdasarkan kemauan kita. Selain itu kita mesti berkomitmen dengan perencanaan yang sudah kita buat, namun tetap masih bisa fleksibel sesuai dengan kebutuhan saat itu. Misalnya jika pada bulan berjalan ternyata Anda dan keluarga sakit dan biaya berobat menjadi tinggi, maka dana yang ada di bagian hiburan bisa dipakai terlebih dahulu. Konsekuensinya adalah untuk bulan tersebut tidak ada agenda jalan-jalan atau makan malam bersama keluarga di restoran.

Kemudian usahakan agar komponen asuransi selalu ada dalam perencanaan keuangan Anda dan keluarga. Karena asuransi bisa berfungsi kita dalam mengatasi masalah keuangan ketika kita atau anggota keluarga kita mengalami sakit yang memerlukan biaya yang besar. Pastikan juga Anda telah memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, memiliki manfaat dan uang pertanggungan yang cukup. (Baca juga: Cara Menentukan Uang Pertanggungan Yang Ideal)

Demikian pengalaman saya dalam membuat perencanaan keuangan. Semoga bisa memberikan manfaat dan juga bisa menjadi inspirasi bagi Anda dalam membuat perencanaan keuangan Anda.

Salam,

JOhan|   0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

One thought on “Pengalaman Pribadi, Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s