Pentingnya Asuransi Dalam Perencanaan Keuangan Keluarga

famprotectMenyambung artikel sebelumnya mengenai pengalaman pribadi saya dalam melakukan perencanaan keuangan keluarga, kali ini saya coba akan membahas salah satu komponen dalam perencanaan keuangan yang saya buat. Pada artikel tersebut saya memasukkan Asuransi kedalam perencanaan keuangan keluarga saya. Kenapa saya memasukkan Asuransi kedalam perencanaan keuangan keluarga saya? Berikut ini adalah penjelasannya..

(Baca juga: Pengalaman Pribadi, Melakukan Perencanaan Keuangan Keluarga)

Saya adalah seorang kepala rumah tangga yang memiliki seorang istri dan 2 orang anak yang berusia 5 tahun dan 1,5 tahun. Istri saya adalah seorang ibu rumah tangga, anak saya yang pertama saat ini sekolah di salah satu TK didaerah Pamulang dan anak saya yang kedua masih belum sekolah. Istri dan anak-anak saya sangat tergantung kepada saya sebagai sumber penghasilan tunggal. Seluruh biaya hidup sangat tergantung kepada penghasilan yang saya peroleh setiap bulannya. Mulai dari biaya untuk makan, tempat tinggal, pendidikan anak-anak, biaya untuk berlibur, dan tabungan.

Selama saya masih bekerja dan memperoleh penghasilan, tentunya seluruh biaya untuk keperluan tersebut akan selalu terpenuhi. Namun apa jadinya jika suatu saat nanti saya tidak bisa lagi bekerja karena menderita sakit kritis, cacat atau bahkan meninggal dunia, yang menyebabkan penghasilan akan terhenti? Bagaimana istri dan anak-anak saya bisa membiayai keperluan-keperluan yang saya sebutkan diatas? Apakah istri saya harus menggantikan tugas saya sebagai tulang punggung keluarga, bekerja dari pagi hingga malam, meninggalkan anak-anak saya bersama orang lain dirumah, bahkan menyebabkan anak-anak saya kehilangan sentuhan lembut seorang ibu? Hal-hal inilah yang membuat saya untuk mencari sesuatu yang bisa menggantikan penghasilan saya jika penghasilan saya terhenti karena sakit kritis, cacat atau meninggal dunia.

Setelah saya browsing di internet dan mempelajari beragam solusi, mulai dari investasi sampai tabungan, lalu akhirnya saya menemukan TAPRO sebagai solusi proteksi penghasilan saya. Dengan manfaat yang tidak terlalu banyak (hanya ada 4 manfaat seperti meninggal dunia, sakit kritis, cacat tetap total karena sakit serta cacat tetap sebagian atau total karena kecelakaan), TAPRO sangat fokus kepada manfaat-manfaat yang berfungsi sebagai proteksi penghasilan. Dengan uang pertanggungan (UP) yang besar, menurut saya TAPRO sangat bisa berfungsi sebagai proteksi penghasilan. Apalagi, untuk mendapatkan UP yang besar tersebut bisa dengan premi yang murah. Sebagai contoh, bagi seorang pria yang berusia 30 tahun dan ingin mendapatkan UP jiwa 1 Miliar, cukup dengan premi 355 ribu/bulan.

(Baca juga: UP Jiwa 1 Miliar dengan premi 355 ribu/bulan)

Dengan saya memiliki TAPRO, harapannya adalah jika saya meninggal dunia, maka istri dan anak-anak saya sebagai ahli waris bisa mendapatkan warisan dari uang pertanggungan pada Asuransi yang saya miliki. Warisan tersebut bisa istri saya gunakan untuk membiayai kebutuhan sehari-hari seperti makan, tempat tinggal dan biaya pendidikan anak-anak saya tanpa harus bekerja diluar rumah dan menggantikan tugas saya sebagai tulang punggung keluarga. Istri saya bisa memanfaatkan warisan tersebut sebagai modal usaha atau bisa juga berinvestasi yang memberikan return senilai penghasilan saya. Dan saya sudah mengajarkan istri saya akan hal itu dari sekarang.. 🙂

(Baca juga: 5 Fungsi Asuransi Jiwa)

Selain itu, jika saya menderita sakit kritis (seperti kanker atau stroke) yang memerlukan biaya perawatan yang mahal serta berpotensi menghilangkan kemampuan saya untuk bekerja kembali, TAPRO bisa memberikan bantuan dana berupa uang pertanggungan yang besar. Uang tersebut bisa saya gunakan untuk membayar biaya perawatan dan biaya-biaya lainnya yang tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan selama di rumah sakit dan setelah saya keluar dari rumah sakit. Sehingga kondisi finansial keluarga saya tidak bermasalah karena sudah terbantu oleh uang pertanggungan dari TAPRO.

(Baca juga: 5 Fungsi Asuransi Sakit Kritis)

Itulah beberapa alasan kenapa saya memasukkan Asuransi (TAPRO) kedalam perencanaan keuangan keluarga saya. Lalu bagaimana dengan Anda? Apakah Anda sudah memiliki solusi seperti TAPRO yang memberikan proteksi terhadap penghasilan Anda?

Jika Anda ingin memiliki TAPRO yang memberikan manfaat besar dengan premi yang kecil dan berfungsi sebagai proteksi penghasilan, silakan klik Permohonan Ilustrasi Asuransi atau mengirimkan profil Anda seperti:

  1. Nama lengkap (sesuai KTP)
  2. Tanggal lahir
  3. Jenis kelamin
  4. Merokok/tidak merokok
  5. Bekerja didalam/luar ruangan
  6. Alamat email
  7. No HP

ke alamat email melindungipenghasilan@gmail.com atau bisa dikirimkan melalui whatsapp atau BBM di nomer dibawah.

Salam,

JOhan| 0818 654 456 (Mobile & Whatsapp) | 5178D3DF (Blackberry Messenger)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s