Dibandingkan Dengan Kemoterapi, Cara Ini Lebih Ampuh Atasi Kanker Paru Stadium Lanjut

Kanker adalah suatu penyakit yang sering diidentikkan dengan kematian. Namun beberapa penemuan terapi terbaru kini telah membuat kanker tidak berbeda dengan penyakit lain. Sehingga ada harapan bagi penderita kanker untuk bisa selamat dan kembali menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik. Salah satu penemuan terapi terbaru adalah dengan targeted therapy dengan menggunakan obat kanker Afatinib. Bahkan menurut riset para pakar bahwa dengan obat kanker Afatinib memiliki risiko kematian yang lebih kecil, sebesar 43 persen daripada pasien kemoterapi. Mari kita simak informasi berikut ini yang saya salin dari situs health.detik.com. Semoga informasi ini bermanfaat. Baca selengkapnya…

Advertisements

Inilah Daftar Penyakit dengan Biaya Mahal versi Kemenkes Tahun 2012

Artikel ini saya ambil dari sebuah situs berita dengan tujuan supaya para pembaca bisa kembali memahami betapa pentingnya menjaga kesehatan agar bisa terhindar dari penyakit-penyakit yang bisa menimbulkan masalah finansial. Beberapa penyakit dibawah ini sudah tercover dalam CI100, manfaat tambahan yang ada di dalam TAPRO.

Mahalnya biaya rumah sakit seharusnya membuat seseorang semakin sadar untuk mencegah suatu penyakit. Namun ada beberapa penyakit yang ternyata membutuhkan biaya yang tinggi.

Hal itu diungkapkan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi dalam pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2013 di Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Untuk mengendalikan penyakit tersebut, Nafsiah berharap kepada para dokter di kota maupun daerah untuk terus meneliti penyebab dan cara pencegahan yang efektif

Daftar penyakit yang disebutkan ini diurutkan dari yang paling mahal menurut data Kementrian Kesehatan tahun 2012 yang dihitung dari total rawat jalan dan rawat inap selama tahun 2012, yaitu sebagai berikut: Baca selengkapnya…

Julia Perez Jual Mobil Dan Rumah Demi Berobat

Siapa yang tidak kenal Julia Perez? Artis seksi yang melantunkan lagu Aku Rapopo dan pernah dekat dengan Gaston Castano, pesepakbola IPL asal Argentina. Kurang lebih dalam seminggu kemarin banyak berita yang beredar di infotainment, media sosial, dan situs-situs berita tentang Jupe (panggilan akrab Julia Perez) yang menderita sakit. Sampai saat ini sakit yang diderita oleh Jupe itu rupanya tidak kunjung sembuh. Bahkan Jupe masih harus menjalankan pengobatan di luar negeri.

Jupe mengatakan harus melakukan pengobatan di negeri Kangguru Australia selama 6 bulan. Proses pengobatan yang lama membuat Jupe menjual rumah dan mobilnya demi mengobati sakitnya tersebut.

Ditanya total biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan di Australia, Jupe enggan menjawab.

“Saya enggak bisa bilang. Dan ternyata memang mahal pengobatannya di Australia, cuma ora popo, yang penting aku sehat,” tuturnya. (sumber)

Penulis tidak berani menduga-duga jenis penyakit yang diderita oleh Jupe. Tapi kalau dilihat dari berita diatas, bahwa Jupe sampai harus menjual mobil dan rumahnya untuk biaya berobat, kemungkinan Jupe menderita sakit yang termasuk kedalam penyakit kritis. Kenapa demikian? Karena menurut penulis hanya penyakit-penyakit yang termasuk kedalam penyakit kritis sajalah yang memerlukan biaya sangat mahal. Sebagai contoh penyakit kanker yang diderita oleh suami Celine Dion, sampai-sampai Celine Dion mesti menjual rumahnya (baca disini).

Saya berharap dengan adanya kisah-kisah seperti Jupe ini atau Celine Dion, bisa menambah pemahaman Anda betapa pentingnya asuransi sakit kritis.

Salam,

JOhan|  0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Rumah Mewah Celine Dion Dijual Demi Pengobatan Kanker Suami Tercinta

celine_dion_dan_Rene AngelilPenyanyi kenamaan dunia, Celine Dion, baru-baru ini memasarkan rumahnya kepada pasar properti di Amerika. Kesulitan ekonomi yang sedang membelitnya, membuat pengisi soundtrack film Titanic ini menawarkan diskon besar pagi para pembelinya. Tidak tanggung-tanggung, diskon sebesar 10 juta dollar AS atau setara dengan Rp 117 miliar diberikan kepada calon pembeli rumah tersebut.

Bukan tanpa alasan penyanyi cantik ini menjual rumah mewahnya tersebut. Penyakit kanker tenggorokan yang sedang diderita suaminya, Rene Angelil, membuat mereka terpaksa menjual salah satu aset berharganya tersebut.

Harga rumah ini terbilang masih sangat mahal dan mungkin hanya dapat dibeli oleh para konglomerat. Rumah seluar 23,7 hektare bergaya Bahama tersebut dipasarkan dengan harga Rp 72,5 juta dollar AS atau setara dengan Rp 848 miliar.

Rumah milik penyanyi kenamaan ini memiliki 5 buah kamar tidur, 5 kamar mandi, ruang tamu resmi dengan desain langit-langit berkubah tinggi, ruang media dan sebuah teras depan. Kamar tidur utamanya bahkan memiliki beberapa fasilitas mewah khas diva dunia.

Misalnya saja seperti lemari pakaian dan sepatu di rumah ini yang dapat berputar secara otomatis. Hal ini dibuat demikian guna memudahkan pelantun My Heart Will Go On ini memilah-milih pakaian dan sepatu yang akan dipakainya.

Selain area indoor yang menggoda, rumah Celine Dion ini juga dilengkapi dengan waterpark, kolam renang hingga fasilitas olahraga tenis dan driving-range. Dengan sejumlah kelebihannya ini tidak heran jika rumah ini dijual dengan harga yang terbilang sangat mahal.

Cerita diatas kembali mengingatkan kita betapa pentingnya asuransi sakit kritis. Karena salah satu fungsi dari asuransi sakit kritis adalah melindungi aset kita. Untuk mengetahui fungsi-fungsi yang lain dari asuransi sakit kritis, bisa dilihat disini.

Satu hal yang perlu diingat bahwa asuransi tidak akan membuat kita jatuh miskin. Tapi tidak sedikit orang yang jatuh miskin karena tidak memiliki asuransi. Seandainya suami Celine Dion memiliki asuransi yang memberikan UP sebesar nilai asetnya, mungkin kejadian dari cerita diatas bisa dihindari.

SUMBER

Salam,

JOhan|  0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)5178D3DF (Blackberry Messenger)

Sudah Dicover Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Sakit Kritis?

Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Sejak Agustus 2014 lalu, Allianz telah diluncurkan produk SmartMed Premier, suatu program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar. Penjelasan lebih lengkap tentang SmarMed Premier silakan lihat disini.

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa? Baca selengkapnya…