Menentukan Prioritas Asuransi

keluarga-sejahtera

Asuransi berfungsi menanggung hal-hal yang secara finansial tidak sanggup kita tanggung, atau akan terasa berat jika harus menanggungnya sendirian. Jika sesuatu masih sanggup kita tanggung, maka hal tersebut tidak perlu diasuransikan, atau setidaknya bukan prioritas.

Prioritas asuransi diukur dari dampaknya pada keuangan kita, bukan dari frekuensi kejadiannya. Ada yang kejadiannya sering, misalnya pilek atau batuk biasa, tapi karena dampak keuangannya kecil, tanpa asuransi pun tak masalah. Tapi ada peristiwa yang kejadiannya mungkin hanya sekali, namun bekas yang ditinggalkannya tak terhapuskan seumur hidup, baik dari segi fisik maupun keuangan.

Jika akibat dari satu kejadian itu membuat seseorang langsung jatuh dalam kemiskinan, aset-aset terjual atau tergadai, terjerat dalam belitan utang, sumber penghasilan terputus, hingga keluarga terbenam dalam kesedihan dan kehinaan, maka risiko itulah yang harus kita prioritaskan untuk diasuransikan.

Ketika kita memutuskan untuk berasuransi, berpikirlah – walau sejenak saja – untuk risiko-risiko yang paling buruk. Yaitu risiko-risiko yang butuh biaya sangat besar.

Apa sajakah itu? Baca selengkapnya…

Perlukah seorang Ibu Rumah Tangga memiliki Asuransi Jiwa?

Apakah Anda sudah membaca artikel pada blog ini yang berjudul Perlukah memiliki Asuransi Jiwa? yang di tulis beberapa waktu lalu? Pada artikel tersebut penulis memberikan ilustrasi tentang seorang Ayah yang menjadi tulang punggung keluarga sangat perlu memiliki Asuransi Jiwa demi masa depan dirinya dan keluarganya.

Lalu pertanyaannya, apakah Asuransi Jiwa hanya di tujukan untuk seorang Ayah yang menjadi tulang punggung keluarga? Apakah seorang ibu rumah tangga juga perlu punya Asuransi Jiwa seperti seorang ayah? Mari kita simak penjelasan menurut sudut pandang penulis. Baca selengkapnya…

Bagaimana menentukan santunan meninggal dunia?

Menentukan jumlah uang pertanggungan atau santunan meninggal dunia dalam asuransi jiwa tidak ada aturan yang baku. Saya sebagai seorang Financial Consultant tidak boleh memaksa seseorang dalam menentukan uang pertanggungan. Namun saya memiliki kewajiban untuk memberikan gambaran berapa jumlah yang sebaiknya bisa seorang nasabah ambil.

1. Menghitung penghasilan tulang punggung keluarga.
Cara pertama adalah menghitung penghasilan perbulan di kali 12 (bulan) lalu di kali 10 (tahun). Contoh : Seorang ayah berpenghasilan 5 juta perbulan. Maka 5 juta dikali 12 bulan di kali 10 tahun. Maka jumlah yang dihasilkan adalah 600 juta. Angka inilah yang bisa dijadikan acuan oleh seseorang menentukan jumlah uang pertanggungan. Hal ini dilakukan, jika nasabah berfungsi sebagai tulang punggung keluarga, kemudian entah esok atau lusa nasabah tersebut meninggal dunia. Maka penghasilan yang biasa didapatkan oleh nasabah tersebut tidak ikut meninggal paling tidak selama 10 tahun ke depan.

2. Menghitung aset + hutang yang dimiliki
Sementara cara yang kedua ini biasanya di pilih jika seseorang yang memiliki hutang, dengan harapan jika esok lusa meninggal, selain dia meninggalkan warisan untuk keluarga, uang pertanggungannya yang di peroleh juga bisa digunakan untuk melunasi hutang-hutangnya.

Contoh : Seorang ayah punya aset rumah, kendaraan, dan lain sebagainya dengan total 500 juta. Pada saat yang sama ayah juga punya hutang ke bank sejumlah 500 juta untuk modal usaha. Maka uang pertanggungan atau santunan meninggal dunia yang di ambil adalah 1 miliar. 500 juta akan digunakan untuk bayar hutang, dan 500 juta lagi digunakan untuk warisan berupa uang di luar harta nya tadi.

Pertanyannya sekarang adalah apakah Allisya Protection Plus bisa memberikan uang pertanggungan sebesar 1 Miliar rupiah?? Tentu saja bisa. Silakan baca artikel Premi 355 Juta per bulan UP 1 Miliar!

Salam,

JOhan| 0818 654 456 (Mobile & Whatsapp) | 5178D3DF (Blackberry Messenger)

5 Fungsi Asuransi Jiwa

1. Membantu Keluarga Dari Kehilangan Penghasilan

Ini fungsi pokok dari asuransi jiwa. Selama kita punya tanggungan nafkah (pasangan, anak-anak), selama itu pula kita masih butuh asuransi jiwa.

Agar asuransi jiwa mampu memainkan fungsinya sebagai ganti penghasilan, maka uang pertanggungan (UP) jiwa harus cukup besar untuk memberikan bunga/retur sebesar gaji per bulan jika didiamkan di deposito, obligasi/sukuk, atau reksadana pendapatan tetap.

2. Membantu Keluarga Terbebas Dari Beban Hutang.

Mungkin rumah yang kita tempati, kendaraan yang kita pakai, barang-barang yang kita miliki, dan lain-lain, sebagian atau seluruhnya diambil dari hutang. Hutang adalah warisan terburuk yang mungkin diberikan seorang suami dan ayah. Hutang bukan hanya membebani keluarga yang ditinggalkan, tapi juga orang yang mewariskannya, sebab di akhirat pun hutang tidak akan dianggap lunas begitu saja.

Agar asuransi jiwa berperan membebaskan keluarga dari hutang, maka UP jiwa minimal harus sama besar dengan hutang yang dimiliki keluarga itu. Baca selengkapnya…

Perlukah memiliki Asuransi Jiwa?

Hai sobat.. Apa kabar hari ini? Semoga sobat dan keluarga senantiasa di berikan kesehatan ya..

Apakah sobat tahu bahwa hidup manusia merupakan salah satu aset yang dapat mendatangkan pendapatan? Apakah sobat menyadari bahwa aset tersebut juga tidak jauh dari resiko seperti sakit dan cacat karena kecelakaan, atau bahkan meninggal dunia? Lalu apa yang akan terjadi jika manusia yang merupakan salah satu aset yang dapat mendatangkan pendapatan itu mendapatkan resiko seperti sakit, cacat, atau bahkan meninggal dunia?

Ya, jika seseorang sudah mendapatkan resiko seperti cacat dan kematian, maka membuat seseorang tersebut tidak mampu memperoleh penghasilan. Dan hal ini mengakibatkan pihak-pihak yang bergantung kepadanya (seperti istri, anak, atau kedua orang tua, kakak dan adik) akan mengalami kesulitan.

Sobat, mari kita perhatikan ilustrasi berikut ini:

Bapak X adalah seorang kepala keluarga berumur 30 tahun. Dia memiliki seorang istri yang bekerja sebagai ibu rumah tangga dan memiliki 2 orang anak masing-masing berumur 4 tahun dan 1 tahun. Bapak X bekerja di sebuah perusahaan swasta di daerah Jakarta. Setiap bulan Bapak X menerima gaji bersih (THP) sebesar 7 juta rupiah. Dari gajinya tersebut Bapak X menyisihkan uang sebesar 2 juta rupiah tiap bulan untuk tabungan & biaya pendidikan anak-anaknya.

15 tahun kemudian Bapak X terserang penyakit stroke yang mengakibatkan dia tidak bisa bekerja lagi. Hal ini juga menyebabkan Bapak X tidak bisa mendapatkan penghasilan. Selain itu, setoran 2 juta/bulan yang biasa dia lakukan untuk tabungan & biaya sekolah anak-anaknya pun otomatis terhenti.

Uang sebesar 2 juta rupiah yang dia sisihkan untuk menabung pun habis untuk biaya pengobatannya. Istrinya yang bekerja sebagai ibu rumah tangga pun mengalami kesulitan untuk mencari pekerjaan demi membiayai sekolah anak-anaknya.

Pelajaran yang bisa kita petik dari ilustrasi di atas adalah Baca selengkapnya..

Definisi Rider Flexicare Family

  1. Flexicare Family merupakan rider (proteksi tambahan) pada unit link Tapro (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus).
  2. Flexicare Family mencakup santunan harian rawat inap karena sakit dan kecelakaan, pembedahan karena sakit dan kecelakaan, dan santunan penyembuhan karena sakit dan kecelakaan.
  3. Minimum masa perawatan 1 x 24 jam, maksimum 180 hari per tahun.
  4. Bisa dobel klaim. Dapat digunakan sebagai tambahan santunan jika telah memiliki askes dari kantor.
  5. Klaim Flexicare Family menggunakan sistem reimburse (bayar dulu, baru ajukan klaim).
  6. Cara pengajuan klaim dengan melampirkan kuitansi rumah sakit asli atau boleh fotokopi yang dilegalisir.
  7. Uang santunan diberikan secara lumpsum sebesar jumlah yang tertera di tabel manfaat.
  8. Uang lumpsum dikirim ke rekening peserta selambat-lambatnya 14 hari kerja setelah pengajuan klaim disetujui.
  9. Flexicare Family dapat menyertakan seluruh anggota keluarga dalam satu polis. Tentunya dengan tambahan premi.
  10. Usia masuk mulai 6 bulan sampai 55 tahun.
  11. Masa berlaku sampai usia 65 tahun.
  12. Tersedia mulai pengambilan 1 unit (100 ribu/hari) sampai 15 unit (1,5 juta/hari).
  13. Masa tunggu 1 bulan sejak diterima sebagai peserta.
  14. Beberapa penyakit tertentu dan penyakit yang telah ada sebelumnya dikenakan masa tunggu 12 bulan.

Penjelasan lebih detil mengenai Rider ini, silakan baca halaman Flexicare Family.

Salam,

JOhan| 0818 654 456 (Mobile & Whatsapp) | 5178D3DF (Blackberry Messenger)

Dapatkan Total UP 2,5 Miliar, Hanya 600 Ribu-an Per Bulan

Karena risiko hidup ada berbagai macam, dan semuanya bukan soal pilihan ganda yang bisa dipilih salah satu, langkah paling menentramkan adalah menyiapkan skenario untuk beberapa kemungkinan sekaligus.

Di bawah ini saya menawarkan proteksi jiwa UP 1 miliar ditambah 4 bentuk proteksi lain dengan total UP lebih dari 2,5 miliar.

Jika anda pria umur 26-30 tahun, bekerja dalam ruangan, dan sehat, maka yang perlu anda sisihkan cukup 600 ribu-an per bulan. Premi untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, dapat dilihat di Ilustrasi Total UP > 2,5 Miliar Manfaat Lengkap.

Keterangan Manfaat

  • Jika tutup usia sebelum usia 70 tahun, akan cair uang 1 miliar ditambah nilai investasi.
  • Jika tutup usia setelah usia 70 tahun, akan cair uang 500 juta ditambah nilai investasi.
  • Jika tutup usia karena kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan cair uang 1,5 miliar ditambah nilai investasi.
  • Jika mengalami cacat akibat kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan diberikan sebesar persentase dari 500 juta.
  • Jika terdiagnosa 1 dari 49 penyakit kritis sebelum umur 70 tahun, akan keluar uang 500 juta.
  • Jika mengalami cacat tetap total, akibat kecelakaan ataupun sakit, akan cair lagi 500 juta.
  • Jika terdiagnosa sakit kritis atau cacat tetap total sebelum usia 65 tahun, maka selain mendapat 500 juta, akan dibayarkan pula tabungan otomatis sebesar premi sampai umur 65 tahun.
  • Jika selamat sehat wal afiat sampai umur 100 tahun, maka alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan atas karunia nikmatnya kepada anda. Anda dipersilakan menarik semua nilai investasinya.

Untuk keterangan lebih lanjut, atau ingin mendapatkan ilustrasi, silakan menghubungi kontak di bawah ini:

JOhan

0818 654 456 (Mobile & Whatsapp)

5178D3DF (Blackberry Messenger)